Tag Archives: Ekonomi

Penelitian Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia  (MP3EI)

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI ) 2011-2025 dilaksanakan untuk mempercepat dan memperkuat pembangunan ekonomi sesuai dengan keunggulan dan potensi strategis wilayah dalam enam koridor. Percepatan dan perluasan pembangunan dilakukan melalui pengembangan delapan program utama yang terdiri atas 22 kegiatan ekonomi utama.

Strategi pelaksanaan MP3EI adalah dengan mengintregasikan tiga elemen utama, yaitu (1) mengembangkan potensi ekonomi wilayah di enam Koridor Ekonomi (KE) Indonesia, yaitu KE Sumatera, KE Jawa, KE Kalimantan, KE Sulawesi, KE Bali–Nusa Tenggara, dan KE Papua–Kepulauan Maluku; (2) memperkuat konektivitas nasional yang terintregasi secara lokal dan terhubung secara global (locally integrated, globally connected); (3) memperkuat kemampuan sumber daya manusia (SDM) dan iptek nasional untuk mendukung pengembangan program utama di setiap koridor ekonomi. Sesuai dengan yang dicanangkan, ketiga strategi utama itu dilihat dari perspektif penelitian perguruan tinggi sesuai dengan cabang keilmuan di setiap perguruan tinggi tersebut, dan sumberdaya alam (SDA) yang berada dalam setiap koridor terkait.

Indonesia masih menjadi salah satu produsen besar di dunia untuk berbagai komoditas, antara lain kelapa sawit (penghasil dan eksportir terbesar di dunia), kakao (produsen terbesar kedua di dunia), timah (produsen terbesar kedua di dunia), nikel (cadangan terbesar keempat di dunia), dan bauksit (cadangan terbesar ketujuh di dunia) serta komoditas unggulan lainnya seperti besi baja, tembaga, karet, dan perikanan. Indonesia juga memiliki cadangan energi yang sangat besar seperti batu bara, panas bumi, gas alam, dan air yang sebagian besar dimanfaatkan untuk mendukung industri andalan seperti tekstil, perkapalan, peralatan transportasi, dan pangan.

Presiden RI sudah menginstruksikan langsung kepada tiga pilar pelaku, yaitu pemerintah dan pemerintah daerah, para pelaku bisnis, dan akademisi yang sudah menghasilkan invensi namun belum dapat disebut inovasi jika belum sampai ke pengguna atau pasar. Dana telah dialokasikan kepada tiga pilar tersebut dan jika disinergikan tentunya akan dapat mencapai tujuan, yaitu percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia.

Tujuan

Tujuan Penprinas MP3EI program adalah:

  1. mengembangkan potensi unggulan koridor percepatan pembangunan di wilayah kajian;
  2. memberdayakan SDM Perguruan Tinggi, sesuai kebutuhan perluasan akses, dan bidang studi yang harus dikembangkan;
  3. mengisi peluang dan strategi untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada dengan maksimum;
  4. mengembangkan potensi perguruan tinggi untuk menopang pertumbuhan ekonomi di koridor yang bersangkutan atau lintas koridor yang sesuai;
  5. menata ulang peta jalan pengembangan perluasan akses dan implementasi riset di perguruan tinggi yang gayut dengan potensi SDA dan penekanan sektor-sektor pertumbuhan ekonomi; dan
  6. Manfaat dilaksanakannya Penprinas-MP3EI ialah tersedianya asupan bagi perguruan tinggi maupun pemerintah untuk perluasan akses (ekspansi kapasitas), pengembangan riset dan program pendidikan tinggi di masa depan terutama terjalinnya kolaborasi dan sinergi antarperguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah.

Sasaran dan Luaran Penelitian

Program Penprinas MP3EI diarahkan agar menghasilkan :

Sasaran

Sasaran program ini adalah para dosen yang berkualifikasi dan berstrata doktor pada bidang keilmuan yang terkait dengan program utama MP3EI. Yang diprioritaskan ialah mereka yang pernah meraih program kompetitif lain yang disediakan oleh Dit. Litabmas, Menristek, atau lembaga penyedia dana penelitian internasional.

Output

  1. Model dan strategi percepatan pembangunan pada delapan program dan 22 fokus kegiatan utama di enam KE yang dilengkapi dengan proses dan produk iptek berupa blue print, prototip, sistem, produksi dan kebijakan;
  2. Teknik strategis dalam melaksanakan 3 strategi utama MP3EI;
  3. Naskah akademik untuk regulasi dan kebijakan yang mendukung delapan program utama dan 22 kegiatan utama di enam KE atau publikasi nasional dan internasional;
  4. Implementasi transformasi ekonomi dari sisi permintaan (investasi dan perdagangan internasional) maupun sisi penawaran (melalui pertumbuhan total factor productivity yang tinggi);
  5. Masukan untuk penguatan implementasi tema pengembangan pada setiap KE dari perspektif infrastruktur maupun pengembangan ekonomi wilayah, berupa hak kekayaan intelektual dan teknologi tepat guna.

Perluasan dan percepatan pembangunan ekonomi yang menjadi tujuan program diwujudkan dalam usulan berupa:

  1. penerapan/invensi oleh pengguna industri, UKM, dan atau masyarakat/pemerintah daerah;
  2. prediksi peningkatan kesejahteraan masyarakat;
  3. prediksi perluasan penyerapan tenaga kerja;
  4. prediksi perbaikan lingkungan hidup; dan
  5. prediksi peningkatan status ekonomi masyarakat.